[PRESS RELEASE] Pernyataan Sikap atas Upaya dan Kebijakan Pengentasan Kemiskinan di Indonesia

PRESS RELEASE BEM PE FEUI 2012

“Pernyataan Sikap atas Upaya dan Kebijakan

Pengentasan Kemiskinan di Indonesia”

Pada hari Jumat tanggal 9 November 2012, pukul 14.00 WIB, puluhan pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa Program Ekstensi Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (BEM PE-FEUI) akan melakukan audiensi dengan Staf Ahli Menteri Koordinator Perekonomian Bidang Kemiskinan Ir. W. Budi Santoso. Berbagai masalah kemiskinan yang masih belum terselesaikan di pelosok Indonesia dan evaluasi terhadap kebijakan pengentasan kemiskinan yang ditetapkan oleh pemerintah menggiring kami untuk mengajak petinggi negara, dalam hal ini Bapak Ir. W. Budi Santoso, untuk duduk bersama dan saling bertukar pikiran, ide, dan pendapat.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), angka kemiskinan dari tahun ke tahun mengalami penurunan. Namun demikian, berdasarkan kajian dan diskusi kami, antara lain dengan mengundang narasumber sejumlah civitas akademika Program Ekstensi FE UI, trend angka penurunan kemiskinan yang dipaparkan oleh BPS belum merepresentasikan keadaan yang sebenarnya. Secara garis besar, kami memaparkan data kami dibandingkan dengan realisasinya. Yang terjadi adalah alokasi anggaran pada APBN yang digunakan untuk mengentaskan kemiskinan justru melambung tinggi dari tahun ke tahun. Peningkatan alokasi ini nyatanya tidak memberikan tingkat penurunan angka kemiskinan yang signifikan. Bisa dilihat pada tabel dibawah ini:

Tabel 1. Alokasi Anggaran Kemiskinan dan Jumlah Penduduk Miskin

Alokasi Anggaran Kemiskinan dan Jumlah Penduduk Miskin [PRESS RELEASE] Pernyataan Sikap atas Upaya dan Kebijakan Pengentasan Kemiskinan di Indonesia

               Source: BPS

Kenaikan alokasi anggaran pada tahun 2010 untuk program-program pengentasan kemiskinan adalah sebesar Rp1,3 triliun dari Rp80,1 triliun pada tahun 2009 menjadi Rp81,4 triliun pada tahun 2010. Kenaikan alokasi anggaran sebesar Rp1,3 triliun tersebut ternyata hanya memberikan dampak pengurangan kemiskinan sebesar 0,8%. Pertanyaan kami, kemanakah larinya pembengkakan anggaran tersebut?

Dalam kesempatan audiensi kali ini kami juga akan menyampaikan pernyataan sikap dan rekomendasi BEM PE FEUI atas kebijakan yang sudah diupayakan pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan. Berikut ini adalah inti rekomendasi sebagai hasil kajian dan diskusi internal:

  1. Kenaikan alokasi anggaran pada tahun 2010 untuk program-program pengentasan kemiskinan adalah sebesar Rp1,3 triliun dari Rp80,1 triliun pada tahun 2009 menjadi Rp81,4 triliun pada tahun 2010. Kenaikan alokasi anggaran sebesar Rp1,3 triliun tersebut ternyata hanya memberikan dampak pengurangan kemiskinan sebesar 0,8%. Pertanyaan kami, kemanakah larinya pembengkakan anggaran tersebut?
  2. Dalam kesempatan audiensi kali ini kami juga akan menyampaikan pernyataan sikap dan rekomendasi BEM PE FEUI atas kebijakan yang sudah diupayakan pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan. Berikut ini adalah inti rekomendasi sebagai hasil kajian dan diskusi internal:
  3. Melakukan evaluasi menyeluruh terhadap program pengentasan kemiskinan dan memberhentikan program-program yang tidak efektif
  4. Pembangunan infrastuktur berupa irigasi, jalan dan jembatan di daerah terpencil dan kawasan Indonesia timur untuk memudahkan logistik penduduk disana sehingga mengurangi cost untuk transportasi mereka;
  5. Melakukan tindakan yang serius dan spesifik dalam menangani kasus-kasus kemiskinan di daerah-daerah tertentu, karena tiap-tiap daerah memiliki culture yang berbeda-beda dan permasalahan yang berbeda, sehingga penanganannya pun tidak bisa disamaratakan antar daerah;
  6. Meningkatkan dana untuk program pengentasan kemiskinan yang teruji efektifitasnya dengan realokasi anggaran subsidi energi yang pada APBN 2013 sebesar 316,1 triliun rupiah dan kebanyakan dinikmati penduduk berpendapatan menengah dan tinggi dan Peningkatan penerimaan negara secara umum (pajak dan non pajak);
  7. Memberikan subsidi hanya pada kelompok sangat miskin dengan sasaran subsidi by name and by address yang terus di-update tiap tahun untuk mendapati peta detil kemiskinan di Indonesia dan menghindari overlapping dan kekurangan bantuan. Subidi sebisa mungkin diberikan langsung pada penduduk miskin dan menghindari perantara untuk mencegah timbulnya hal hal yang tidak diinginkan;
  8. Melakukan pengawasan secara berkala terhadap program kemiskinan nasional dalam mendukung penerapan good governance;
  9. Menciptakan lebih banyak lapangan pekerjaan dalam rangka mengurangi tingkat pengangguran dan kriminalitas. Hal ini akan berdampak dalam membuat suatu lingkungan menjadi lebih kondusif.

Kami berharap suara kami didengar melalui audiensi pada hari ini, demi terjadinya transformasi di Indonesia.

Hidup Mahasiswa,

Hidup Rakyat Indonesia!

 

Kepala Departemen Kajian Strategis BEM PE-FEUI 2012
Stephanie Rebecca
CP :     08567333022 (Stephanie)

 

Kata kunci pencarian:

kemiskinan di indonesia, gambar kemiskinan di indonesia, masalah kemiskinan di indonesia, gambar kemiskinan, kemiskinan indonesia, foto kemiskinan di indonesia, gambar kemiskinan indonesia, potret kemiskinan